KLATEN, KOMPAS.com - Hama wereng batang coklat yang menyerang tanaman padi di Kabupaten Klaten, hingga pertengahan Juli 2010 ini, semakin meluas dan sekitar 919 hektar (ha) mengalami puso.
Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Holtikultura Dinas Pertanian Klaten, Wahyu Prasetyo menjelaskan, serangan hama wereng terhadap tanaman padi yang puso di Klaten, bulan ini meningkat hampir 50 persen dibanding akhir Mei 2010.
"Pada akhir Mei 2010 tanaman padi yang puso mencapai 442 ha, kini meningkat menjadi 919 ha," kata Wahyu Prasetyo, di Klaten, Selasa (20/7/2010).
Wilayah yang mengalami puso tetap di lokasi endemisnya di lima kecamatan, yaitu Wonosari, Polanharjo, Delanggu, Juwiring, dan Tulung.
Pihaknya sudah berupaya untuk melakukan antisipasi dengan cara menyemprotan dan mengatur pola tanam agar serangan wereng tidak meluas ke wilayah lain.
"Petani diminta mengganti tanaman dengan palawija, untuk memutus berkembangnya hama wereng itu," katanya.
Status endemis wereng tidak terlepas dari pola tanam di wilayah tersebut. Petani masih menanami lahannya dengan tanaman padi. Mereka mempertimbangkan, padi merupakan komoditas pertanian utama yang menguntungkan.
"Apalagi sifat lahan itu sangat mendukung tumbuh kembangnya tanaman padi. Mereka juga tidak mengindahkan imbauan pola tanam tahan wereng yakni, padi-padi-palawija, Mereka hanya menanam padi terus," katanya.
Pihaknya mencatat ada sekitar 20.961 ha lahan di Klaten yang ditanami padi. 1.568 ha di antaranya, terserang hama wereng dan 3.684 ha lainnya terancam puso.
"Kami telah berupaya eradikasi yang dilakukan menyentuh sedikitnya 1.301 ha," katanya.
Menurut dia, pihaknya telah menghimbau para petani melalui program penanganan wereng dengan cara pengubahan pola tanam menjadi palawija. Hal itu akan terlihat hasilnya pada Agustus-September 2010.
"Petani menjalankan program itu, diperkenankan lagi menanam padi, karena siklus hidup wereng diprediksi sudah terputus," katanya.
Jika para petani di daerah tersebut menurut petunjuk dari penyuluh pertanian dengan pola tanam padi-padi-Palawija maka diharapkan serangan hama wereng tersebut dapat dihindari.






















