Aktifitas BPBD
RAKOR PENANGANAN BENCANA BANJIR & LONGSOR DI JAWA TENGAH
Kegiatan - PIB Pusdalops Jateng
Written by Egga   
Thursday, 14 March 2013 17:00

RAKOR PENANGANAN BENCANA BANJIR & LONGSOR DI BPBD PROVINSI JAWA TENGAH.

"Semangat berjuang, demi panggilan kemanusiaan, derap berpacu, pemerintahnya, masyarakat, dan dunia usaha, demi negara wujudkan cita, m'nuju ketangguhan bangsa menghadapi bencana...", petikan lagu Mars Tangguh mengiringi kebersamaan BNPB, BPBD Prov. Jawa Tengah, dan BPBD Kab/Kota se-Jateng pada pembukaan Rapat Koordinasi Penanganan Bencana Banjir dan Longsor 2013, pada Sabtu, 2 Maret 2013.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan Rapat Koordinasi Penanganan Bencana Banjir dan Longsor 2013 di Aula Gedung A Lantai 4 BPBD Prov. Jawa Tengah, 2 Maret 2013. Rakor yang dihadiri oleh 32 Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) tingkat kabupaten/kota se-Jawa Tengah. Penyelenggaraan rakor ini merupakan wujud harmonisasi penyelenggaraan penanggulangan bencana BNPB dan BPBD di Indonesia.

Rakor tersebut menunjukkan suatu dinamika dalam berproses untuk menjadi profesional dalam penanggulangan bencana (PB). Salah satu wujud konkret dalam upaya menuju apa yang diharapkan adalah proses optimalisasi kapasitas kelembagaan PB antara pemerintah dan pemerintah daerah yang menjunjung semangat dan komitmen tangguh dalam menghadapi bencana.

Mengawali rangkaian pra pembukaan rakor, Kepala BNPB, Dr. Syamsul Maarif, M.Si memberikan arahan kepada para peserta dari BPBD provinsi dan kabupaten/kota. Syamsul Maarif menekankan "jangan lengah & selalu siap siaga" menghadapi ancaman bencana Banjir dan Longsor di tahun 2013. Beliau mengucapkan penghargaan setinggi-tingginya kepada BPBD Provinsi Jawa Tengah, BPBD Kab/kota dan ucapan selamat datang kepada pejabat yang baru bergabung dengan BPBD Kab/Kota. Kepala BNPB mengingatkan para peserta untuk selalu bekerja dan bekerja keras. Kerja keras tersebut harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab, dan tugas mulia ini demi kemanusiaan dan membantu masyarakat yang terdampak bencana. 

Di samping itu, Kepala BNPB menegaskan bahwa ancaman bencana akan terus meningkat, khususnya bencana hidrometeorlogi. Hal tersebut dilihat dari 85% bencana adalah bencana hidrometerologi, seperti puting beliung, banjir, dan longsor sepanjang tahun 2012. Sementara itu, perlu diwaspadai pada musim saat ini adalah datangnya bencana banjir dan longsor, karena kondisi Jawa Tengah rentan terhadap bencana banjir dan longsor. Catatan di tahun 2010 s/d 2012 kedua bencana tersebut sering meliputi kondisi strategis di wilayah Kabupaten dan Kota di Jawa Tengah.

Beberapa catatan sebagai bentuk pencapaian BPBD Provinsi Jawa Tengah sepanjang tahun 2012, seperti capaian terbentuknya 32 BPBD kabupaten/kota atau 85 % dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah, dan sukses keterlibatan penyelenggaraan AMCDRR ke-5 yang dihadiri 2.600 peserta dari 71 negara, di Jogjakarta. Selain itu BPBD Prov. Jawa Tengah juga telah meraih Predikat dan Penghargaan terbaik BPBD Provinsi se-Indonesia tahun 2012.

Jawa Tengah merupakan salah satu Provinsi yang tanggap dan cepat dalam menangani bencana, begitu yang dikatakan Kepala BNPB. Termasuk mensiagakan segala peralatan, transportasi, dan logistik yang ada, termasuk SDM dan relawan. Serta menempatkan Posko-posko siaga dalam menghadapi suatu bencana.

Seperti yang dikatakan pula bahwa tahun ini BNPB akan melakukan inventarisasi dan pendataan kembali relawan se-Indonesia, rencananya tahun ini akan dilakukan pembinaan sekaligus sertifikasi relawan di tahun 2013. Sehingga nantinya relawan-relawan tersebut selalu siap siaga ketika diterjunkan dalam penanganan bencana namun memiliki kemampuan dan keahlian yang jelas.

Menutup pengarahan siang itu, Kepala BNPB menyampaikan beberapa kiat strategi tahun 2013. “Kita kerahkan dan satukan semua potensi dan sumber daya dalam penanggulangan bencana”, jelas Syamsul Maarif. Sebagai aktor penanggulangan bencana, perlu leadership dan berpikir lebih cerdas serta bekerja lebih keras. Kemudian beliau juga menambahkan bahwa BNPB dan BPBD harus selalu tampil di depan dalam penanggulangan bencana.

sumber: Pusat Informasi Bencana (PIB) PUSDALOPS PB Jateng

Last Updated on Thursday, 14 March 2013 17:12
 

NO. TLP POSKO

Pemohon Informasi

lapor_gub

Buku Disasbilitas

Petunjuk Unit LIDi

Pengaduan Masyarakat

lapor_gub

Informasi Publik

Statistik

Pelayanan Informasi