BPBD Provinsi Jawa Tengah

Jl. Imam Bonjol 1F Semarang | Tel. 024-3519927, 3519904 | email: bpbd@jatengprov.go.id

Aktifitas BPBD
Menghadapi Musim Penghujan, BPBD Jateng Adakan Simulasi Penanganan Darurat Bencana Bagi Pelajar Di Kab. Sragen
Kegiatan - Penanganan Darurat
Written by Rizky   
Wednesday, 05 October 2016 09:09

Kegiatan dilaksanakan pada Hari Kamis, tanggal 22 September 2016 bertempat di Aula Kantor Sekretariat KORPRI Kabupaten Sragen, Jl. Mawar 15 Sragen.

Acara dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sragen mewakili Bupati Sragen. Kepala Bidang Penanganan Darurat memberikan sambutan mewakili Kepala Pelaksana Harian BPBD Provinsi Jawa Tengah. Bapak Gubernur Jawa Tengah berkenan memberikan sambutan dan arahan yang dibacakan oleh Kepala Bakorwil II Provinsi Jawa Tengah.

Peserta kegiatan berasal dari perwakilan pelajar SMU/SMK se Kabupaten Sragen yang terdiri dari: SMK Bina Taruna Masaran, SMKN I Jenar, SMKN I Sragen, SMKN I Miri, SMKN I Tangen, SMAN I Sukodono, SMKN I Kedawung, SMAN I Gondang, SMAN I Plupuh, SMKN I Sambirejo, SMAN I Sambungmacan, SMKN I Mondokan, SMKN I Kalijambe, SMK Sakti Gemolong, SMKN I Gesi, SMK Bina Wiyata, SMK Kosgoro I Sragen, SMKN II Sragen, SMAN I Sumberlawang, SMK PGRI Tanon, SMK Sukowati, SMAN III Sragen,.

Narasumber dan pemateri yang hadir dan memberikan paparan terdiri dari BPBD Prov. Jawa Tengah, BAPPEDA Prov. Jawa Tengah, BPBD Kab. Sragen, Kodim 0725/Sragen, Tagana Dinsosnakertrans Kab. Sragen, PMI Kab. Sragen, dan Relawan (Satgas) BPBD Kabupaten Sragen.

Materi yang diberikan untuk peserta Simulasi Penanganan Darurat Bagi Pelajar di Kabupaten Sragen adalah: 1) Paparan teori dalam kelas oleh narasumber dan instruktur, 2) Tanya jawab dan 3) Praktek Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD), Praktek Mendirikan Tenda Peleton, Water Treatment serta Praktek Dapur Umum, dilanjutkan dengan makan bersama hasil masakan Dapur Umum.

Simulasi dilakukan untuk mengetahui bagaimana kecepatan berpikir dan bertindak segera setelah keadaan darurat  bencana terjadi dan menimbulkan korban yang harus segera ditolong. Hal yang pertama dilakukan adalah mengamankan korban dengan mendirikan tenda untuk berteduh warga dan aktifitas lain, termasuk dapur umum dan pemenuhan kebutuhan dasar lainnya (water treatment). Selanjutnya personil yang memiliki keahlian dalam pertolongan pertama gawat darurat segera mengeksekusi korban yang membutuhkan perawatan darurat.

Hasil yang diharapkan dari kegiatan tersebut adalah untuk memberikan pemahaman bagi siswa tentang eksistensi lembaga penanggulangan bencana di daerah dan pusat serta memberikan pijakan kemana harus melapor pada saat terjadi keadaan darurat bencana. Selain itu, untuk memberikan dasar-dasar pengetahuan manajemen bencana, pertolongan, transportasi dan evakuasi.

 

NO. TLP POSKO

Pemohon Informasi

lapor_gub

Buku Disasbilitas

Petunjuk Unit LIDi

Pengaduan Masyarakat

lapor_gub

Informasi Publik

Statistik

Pelayanan Informasi