Rubik · March 31, 2021

Aturan Baru World Cube Association Terkait Lomba Rubik Pada Masa Pandemi COVID-19

Komite Regulasi World Cube Association merubah prosedur serta peraturan rumus rubik 3×3 terkait protokol kesehatan yang harus dilakukan oleh panitia perlombaan rubik, peserta lomba, dan pendamping. perubahan ini akan resmi dari 1 Agustus 2020.

WRC telah menggarap amendemen Pedoman  WCA terbaru serempak dengan Dewan Direksi WCA. Amendemen tersebut ditujukan untuk menyempurnakan Kebijakan Keamanan Perlombaan Rubik dan untuk menjagakan keadaan yang semakin aman dalam Kompetisi WCA menilik pandemi COVID-19.

Versi terdahulu serta perubahan ke tipe terkini dapat diamati perbandingannya pada GitHub. apalagi, bagi kamu yang ingin menyampaikan masukan, nasehat, maupun komentar, bisa pula menggunakan forum dialog.

Berikut ini ringkasan pergantian dalam versi baru Regulasi serta Pedoman (diskusi):

  • Artikel terbaru Y dimasukkan ke Peraturan yang melengkapi Kebijakan Keselamatan. harapannya bahwa pembaharuan dapat dikembalikan sesudah aman untuk melaksanakannya.
  • Delegasi WCA dapat menetapkan persyaratan lainnya pada peserta semacam mengenakan masker atau tidak kepada mereka yang terindikasi COVID, hal tersebut harus disampaikan dengan gamblang sebelum kompetisi (Peraturan Y3 dan Y3a hingga Y3d).
  • Peserta menyetel kembali timer sebelumnya diwajibkan kepada wasit (judge).  Dalam pembaruan, judge memberitahu partisipan untuk melakukannya (Peraturan Y7d1).
  • Peserta yang berlagak tidak aman mungkin didiskualifikasi oleh Delegasi WCA (Peraturan 2k3) serta diminta untuk meninggalkan tempat kompetisi (Peraturan 11h).
  • sebagian imbuhan yang membentuk Regulasi makin selaras dengan Kebijakan Keselamatan:
  • Peserta wajib membawa alat tulis mereka sendiri (Peraturan Y4), judge bisa membawa stopwatch mereka sendiri (Peraturan Y5).
  • Peserta, tanpa menyentuh kertas skor, harus menandatangani hasil yang dipantau oleh judge mereka menggunakan alat tulis mereka sendiri (Peraturan Y7e1).
  • Harus ada kursi yang sama dan seharusnya tidak ada Area Peserta atau Waiting Area apabila tidak perlu (Peraturan Y6a, Y7a).
  • Peserta meletakkan puzzle di dalam cube cover setelah memecahkannya (Peraturan Y7f).

 

Tips Bermain Rubik Saat Pandemi

Pernahkah kalian pernah memandang sebagian pemain rubik yang sudah ahli mengacak-acak rubiknya dengan kilat (terkadang ada yang melakukan eksekusi rumus rubik 3×3 sebelum memecahkan rubiknya? Hal ini dilakukan cuber sebagai salah satu metode agar tak terasa kaku tatkala memecahkan rubiknya.

Sebelum lanjut saya mau menyampaikan satu hal penting lainnya, yaitu tips ini tidak wajib kalian ikuti dan kalian laksanakan setiap saat akan menyelesaikan rubik cube. Jadi kamu bisa memakainya sebelum latihan rutin mendapatkan average atau beberapa saat  sebelum starting pertandingan.

 

  1. Cek Ricek keadaan rubik

Keadaan yang satu ini amat berarti apalagi sebelum menjejaki kompetisi, pastikanlah rubik kalian dalam performa terbaik dan tak mengalami kendala maupun kesulitan. Saya sarankan settingan pada rubik tidak terlalu kendor karena masalah pop yang tinggi.

 

  1. Lakukan peregangan pada jari tangan

Seperti saya bilang tadi, ada banyak pemain rubik yang memanaskan jari-jarinya melalui metode mengacak rubik secara cepat atau mengerjakan beraneka jenis algoritma yang sudah dikuasai buat melatih fingertrick agar tidak kaku saat melaksanakan solving

Namun jangan terlalu kaku dengan pemanasan memakai cara tersebut saja, kalian juga dapat melakukan pemanasan melalui metode kalian sendiri, misalnya melakukan senam jari atau melaksankan solving biasa tidakdengan memakai timer.

  1. Jauhkan tangan yang basah atau keringatan

Pastikan tangan kalian dalam kondisi tak basah sebab air maupun keringat, sebab hal ini dapat saja berdampak pada kesalahan yang sangat fatal. Contohnya rubik kalian bisa saja jatuh atau terlepas dari genggaman tangan ketika solving dikarenakan tangan yang licin dan fingertrick yang tak akurat.

Apabila kalian merupakan orang yang tangannya mudah berkeringat saya usulkan buat menyiapkan tisuatau apapun yang bisa membuat kering tangan kalian. Selain itu saya ada tips yang sangat ampuh buat kalian yang tangannya suka keringetan, cobalah untuk menggunakan deodorant pada telapak tangan kalian. Seperti yang kita ketahui kalau deodorant berfungsi buat menyumbat pori-pori pada kulit yang mengakibatkan keringat tak bisa keluar dari pori-pori tersebut.

  1. Membersihkan tangan sebelum bermain rubik

Percayakah kalian kalau mencuci tangan memakai hand senitizer sebelum memecahkan rubik’s cube akan membuat tangan lebih terasa nyaman dan terasa lebih segar. Sesudah kalian mencuci tangan kalian, pastikan untuk mengeringkan tangan kalian agar tak terasa basah dan tidak ada air yang tertinggal. Hal ini sering kali saya lakukan dikala ingin melakukan bimbingan rubik rutin. Efek berguna lainnya yakni rubik kalian juga tak akan mudah kotor pada bagian permukaannya.