Uncategorized · March 26, 2021

Mengenal Motif Batik Jawa Tengah dan Maknanya

Kini batik telah menjadi trend dalam dunia fashion. Batik kini juga telah diakui oleh UNESCO sebagai salah satu warisan budaya Indonesia yang perlu untuk dilestarikan. Selain itu batik juga menjadi identitas asli dari Indonesia. Sebagai warisan budaya dari leluhur serta identitas asli Indonesia, maka anda perlu mengenal motif batik beserta maknanya. Nah, untuk itu mari simak penjelasan berikut ini, motif batik (Jawa Tengah) dan maknanya.

1. Motif Batik Pekalongan (Tujuh Rupa)

motif pekalongan tujuh rupa

Motif batik pekalongan tujuh rupa merupakan salah satu motif batik yang sangat populer di Pekalongan. Motif batik ini mempunyai pola yakni tanaman maupun hewan dengan kombinasi warna yang beraneka macam sehingga terkesan tampak ramai. Motif batik ini juga mempunyai makna yaitu sebagai simbol percampuran dua kebudayaan atau akulturasi antara Jawa dan China.

2. Motif Batik Solo (Slobog)

Motif Batik Solo Slobog

Motif batik solo slobog ini ialah salah satu jenis batik solo yang mempunyai ciri khas dengan pola yang berbentuk geometris dan mempunyai warna hitam ataupun warna gelap lainnya. Nama slobog sendiri menurut bahasa jawa artinya longgar atau besar. Motif batik ini biasanya digunakan ketika anda akan melayat atau melakukan kegiatan pemakaman. Makna yang tersimpul yakni untuk arwah yang telah meninggal memperoleh jalan yang mudah serta terbebas dari semua gangguan yang dapat menyulitkan perjalanan arwah.

3. Motif Batik Jepara (Sido Arum Klasik)

Motif sido arum klasik

Motif batik jepara sido arum klasik merupakan salah satu jenis batik di jepara yang mempunyai ciri khas yakni pola motif batik ini berasal dari bunga atau kembang sepatu dengan model yang beraneka ragam. Makna dari motif batik ini yaitu kebahagiaan.

4. Motif Batik Rembang (Lasem Pagi Sore)

Motif Batik Lasem

Motif batik rembang lasem pagi sore ini mempunyai nuansa keanekaragaman budaya. Motif warna dalam batik ini dikombinasi oleh warna batik lasem yang khas dan dipengaruhi oleh budaya Jawa, Lasem, Belanda, Tionghoa, Hindu, Budha, Champa dan Islam. Warna kombinasi antar budaya tersebut membuat batik ini tampak mempesona dan anggun.

5. Motif Batik Semarang (Warak Ngendog)

Motif Batik Warak Ngendog

Motif batik Semarang Warak Ngendog ini mempunyai pola pola berupa gambar hewan yang menjadi icon kota semarang yaitu warak ngendog. Menurut bahasa jawa warak artinya badak, sedangkan ngendog artinya bertelur. Jika dimaknai secara harfiah mempunyai makna yakni sebagai perjuangan dalam menjaga pahala waktu bulan ramadhan tiba hingga lebaran. Ciri khas dari motif batik ini yakni mempunyai bentuk yang lurus dengan mendeskripsikan mengenai sikap warga semarang yang terbuka, teguh dan apa adanya.

Nah, itulah motif batik Jawa Tengah beserta maknanya ya!. Mari cintai dan lestarikan batik sebagai identitas Indonesia dan warisan leluhur. Bagi anda yang belum mengenali, mari kenali bersama dan lestarikan bersama.